Senin, 02 Desember 2019

SUMBER DAYA MANUSIA YANG BERKUALITAS

SUMBER DAYA MANUSIA YANG BERKUALITAS


Setiap perusahaan ataupun organisasi, dari kecil hingga besar, pasti tidak lepas dari yang namanya Sumber Daya Manusia (SDM). Namun tidak semua SDM itu berkualitas, ada beberapa yang kurang baik, dan memberikan efek buruk pada perusahaan. Yang menjadi pertanyaan sekarang, seperti apakah ciri-ciri dari SDM berkualitas tersebut? Mari baca selengkapnya. Seseorang yang berkualitas itu merupakan seseorang yang senantiasa mengantisipasi tuntutan pada masa depan, mempunyai sikap positif, berwawasan, berperilaku terpuji, dan mempunyai ketrampilan, kemampuan, serta keahlian yang memang sesuai kebutuhan pada berbagai bidang dan sektor. Atau paling tidak pada bidang di mana SDM tersebut ditempatkan. Berikut di bawah ini merupakan sifat-sifat SDM unggul atau berkualitas, yaitu:

Sifat-sifat SDM berkualitas

  1. Ulet
Seseorang yang tak gampang putus asa. Jadi akan terus menerus berusaha mencari penyelesaian, diiringi dengan sikap tekun, keuletan tersebut akan membawa orang tersebut pada sebuah dedikasi pekerjaan yang bermutu dan berkualitas. Di mana ini tentu saja akan membawa dampak positif pada perusahaan tempat pegawai tersebut bekerja.
  1. Tekun
Seseorang yang memiliki kemampuan untuk memfokuskan perhatian mereka pada sesuatu yang sedang mereka kerjakan. Harap Anda ketahui, bahwa tidak semua orang bisa memiliki kemampuan ini. Ketekunan itu sendiri, akan menciptakan sesuatu, sebab manusia atau SDM berkualitas tak akan berhenti jika mereka belum membuahkan sesuatu yang positif untuk perusahaan atau tempat organisasi di mana mereka bekerja.
  1. Inovatif
Selain tekun dan ulet, sifat ketiga ini juga penting untuk masuk dalam kategori SDM berkualitas. SDM yang berkualitas itu bukanlah seorang pegawai yang cepat puas dengan apa yang mereka gapai, namun merupakan seorang manusia unggul, yakni manusia kreatif, yang senantiasa aktif dalam mencari berbagai hal yang baru. Tentunya yang bersifat positif dan mendukung pekerjaan mereka untuk mencapai hasil yang lebih baik lagi, bukan penurunan kinerja.
  1. Jujur
Sifat keempat ini sangatlah penting. Banyak SDM yang harus diberhentikan secara sepihak oleh perusahaan karena tidak memenuhi poin keempat ini, bahkan harus berurusan dengan hukum. Kejujuran ini, lebih luas, bukan hanya bagi orang lain namun juga bagi diri sendiri. Di mana kejujuran pada orang lain yakni harus bisa bekerja sama, dilandasi oleh rasa saling percaya. Kejujuran pada perusahaan, bekerja dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku. Namun juga harus jujur terhadap kemampuan mereka sendiri, jika seorang SDM jujur terhadap apa yang bisa mereka perbuat serta apa yang tak dapat mereka perbuat, maka orang tersebut akan mendapatkan tanggung jawab pekerjaan yang sesuai. Dan tidak menutup kemungkinan untuk berkembang ke depannya.
  1. Dedikasi
Walaupun terlihat sepele, namun dedikasi ini juga sifat yang penting yang harus dimiliki oleh SDM berkualitas. Seorang yang unggul wajib untuk memiliki rasa pengabdian pada tugas serta pekerjaan mereka. Di mana mereka harus mempunyai visi yang jauh ke depan. Seseorang dengan dedikasi yakni seorang yang disiplin, sebab akan fokus pada apa yang mau mereka wujudkan. Jika dilihat dari sisi profesionalitas, maka memiliki arti tidak bekerja setengah-setengah.
Tentunya manajemen sumber daya manusia memiliki kaitan erat dengan hal-hal di atas. Organisasi atau perusahaan harus memiliki sistem manajemen yang baik, sehingga bisa mempertahankan SDM berkualitas mereka untuk terus memberikan benefit bagi organisasi atau perusahaan dan SDM itu sendiri. Sekian artikel

http://manajemen-sdm.com/kompetensi-sdm/ciri-sdm-berkualitas-seperti-apa/ (Diakses 2 Desember 2019)

Rabu, 13 November 2019

Fungsi Manajemen pada PT L'OREAL Internasional


PT L’OREAL


A. PERENCANAAN
L’Oreal Group dikenal untuk inovasi mereka yang terus menerus untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan yang mereka tawarkan kepada konsumen mereka. Bagian dari rencana strategis mereka adalah untuk memenuhi kepentingan pelanggan mereka, dengan kata lain, kepuasan pelanggan. Melalui memberikan berbagai macam produk, konsumen memiliki gamut seluruh produk dan jasa yang mereka dapat memilih dan yang paling melayani preferensi mereka. Kisaran harga mereka melayani tuntutan perempuan, dari yang lebih muda untuk penuaan, dari makmur bagi mereka dengan anggaran yang lebih rendah untuk produk kosmetik. Melalui penelitian konstan dan semangat untuk inovasi, L'Oreal Group terbaik melayani tuntutan perempuan budaya yang berbeda. Perusahaan juga melihat itu bahwa mereka tahu trend terbaru, atau lebih baik lagi, menciptakan tren di pasar untuk menarik lebih banyak konsumen.

B. ORGANISASI PT L’OREAL 

Seperti yang dapat dilihat dari diagram diatas , struktur organisasi L’OREAL terlalu kompleks untuk dikatagorikan sebagai salah satu dari struktur fungsional, divisional atau metrik. Sehingga struktur organisasi L’OREAL dapat dianggap sebagai campuran antara kedua struktur , baik fungsional dan divisional.
Aspek fungsional dapat dilihat melalui titles CIO, Finance & Administration, Operations dan lain sebagainya. Selain itu , struktur organisasi juga memperlihatkan struktur divisional melalui judul judul produk yang dihasilkan oleh L’OREAL. Hal lain yang juga penting adalah L’OREAL tidak hanya membagi organisasi melalui produk, tetapi juga memanfaatkan organisasi divisional melalui divisi geografis seperti Amerika Utara, Afrika & Timur Tengan , Asia dan sebagainya. Oleh karna itu , struktur organisasi L’OREAL dapat dikatakan sebagai organisasi yang lebih sophisticated dari pada yang lainnya, terutama karena pengaruh global dan fakta bahwa L’OREAL adalah sebuah organisasi yang sangat mapan. L’OREAL memiliki struktur organisasi yang menggabungkan kedua struktur fungsional dan divisional untuk menjamin efisiensi di seluruh dunia.

C. MOTIVATING
Meraih satu miliar konsumen baru di seluruh dunia adalah sebuah ambisi yang memotivasi seluruh tim PT L’OREAL. Hal ini menjadi petualangan bisnis sekaligus petualangan sumber daya manusia yang membutuhkan kekuatan tim serta transformasi perusahaan di berbagai bidang termasuk tim Riset , Manufaktur, Pemasaran, Penjualan, dan Administrasi.  Proyek besar ini adalah sebuah peluang untuk berinovasi dan membangun L'Oreal di masa mendatang.

D. PENGENDALIAN
Sebuah aspek yang sangat penting dalam keberhasilan perusahaan adalah bagaimana para pemimpin mereka menangani dan menjalankan bisnis. Bahkan, L'Oreal Group sangat khusus dalam tata kelola Perusahaan. Dewan Direksi dan anggota Dewan sangat menyadari semua tugas yang dibutuhkan oleh masing-masing fungsi dan misi kolektif mereka, karena di tangan mereka bahwa Perseroan tergantung pada masa depan. Para anggota Dewan juga berkewajiban untuk bertindak dengan hati-hati dan perhatian karena tugas mereka untuk melaksanakan tanggung jawab mereka. Juga diharapkan dari Dewan adalah orientasi strategis kontrol dan benar menjalankan Perusahaan. Setiap transaksi Anggota Dewan dapat langsung mempengaruhi L'Oreal dan kelompok sehingga mereka diharapkan untuk bertindak sesuai dengan apa yang diharapkan dari mereka.

E. STAFFING
Keselamatan dan kesejahteraan karyawan adalah yang terpenting. Kami berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja dimana bakat dapat terus berkembang, dan karyawan dapat menjadi bagian dari komunitas yang terus terpacu, beragam dan multikultural. L’Oréal dan lingkungan. Walaupun dampak L'Oréal terhadap lingkungan relatif rendah, kami berkomitmen untuk menguranginya lebih lanjut melalui program ambisius yang bertujuan mengurangi emisi gas rumah kaca, konsumsi air dan limbah. Komitmen kamipun tidak sebatas mengurangi dampak. Secara aktif, kami senantiasi mempromosikan pentingnya pemeliharaan lingkungan, dan berusaha menyeimbangkan antara penggunaan bahan baku alami dan buatan (kimia) dalam mengembangkan formula baru.


Sumber :
( Diakses pada Kamis, 31 Oktober 2019 )

Senin, 21 Oktober 2019

Tugas Operations (Operasional) pada PT L’OREAL Internasional



Struktur  Organisasi PT L’OREAL Internasional

Direktur operasional adalah merupakan suatu fungsi kerja di sebuah perusahaan atau instansi yang bertanggung jawab pada semua aktivitas operasional perusahaan yang di bawahinya, mulai dari perencanaan proses hingga bertanggung jawab pada hasil akhir proses.
Deskripsi tugas Direktur Operasional ini biasanya mengikuti bidang perusahaan dimana ia bekerja, misalnya tugas direktur operasional transjakarta tentu akan berbeda dengan direktur operasional pertamina mengingat kedua perusahaan tersebut berkecimpung di dua bidang pekerjaan yang berbeda pula.

Dalam struktur perusahaan seorang direktur operasional berada di bawah langsung seorang direktur utama. Tugas dan tanggug jawab direktur utama sebelumnya sudah pernah kami ulas, bisa Anda lihat di sini.  Untuk mengetahui apa saja  deskripsi tugas direktur operasional perusahaan, berikut ini tugas dan tanggung jawab direktur operasional :
1.        Merencanakan, melaksanakan dan mengawasi seluruh pelaksanaan operasional perusahaan
2.        Membuat standar perusahaan mengenai semua proses operasional, produksi, proyek dan kualitas hasil produksi
3.        Membuat stategi dalam pemenuhan target perusahaan dan cara mencapai target tersebut
4.        Membantu tugas-tugas direktur utama
5.        Mengecek, mengawasi dan menentukan semua kebutuhan dalam proses operasional perusahaan
6.        Merencanakan, menentukan, mengawasi, mengambil keputusan dan mengkoordinasi dalam hal keuangan untuk kebutuhan operasional perusahaan
7.        Mengawasi seluruh karyawan apakah tugas yang dilakukan sesuai dengan standar operasional perusahaan
8.        Bertanggung jawab pada pengembangan kualitas produk ataupun karyawan
9.        Membuat laporan kegiatan untuk diberikan kepada direktur utama
10.    Bertanggung jawab pada proses operasional, produksi, proyek dan kualitas hasil produksi

Tugas dan wewenang direktur operasional perusahaan memang banyak dan tidak mudah, karena tugas dan tanggung jawabnya yang besar. Biasanya seorang direktur operasional memiliki asisten yang membantunya dalam menjalankan tugas-tugasnya

Sumber :

Selasa, 02 Juli 2019

Member 4 : Two-Word, Three Word Verbs (Phrase)


   1.      Increase in production costs brings about the company’s collapse.
   2.      The meeting tomorrow has been called off by the manager because he has to go out pf town.
   3.      Auditors are still going over the financial statement before giving the final opinion.
   4.      The auditors have checked out that all transaction are correct.
   5.      One of the employees has to call it a day from the office because his relative just passed away.
   6.      He passed out right before the meeting started because he didn’t have breakfast.
   7.      She had to leave work early to pick up her kids from school.
   8.      The manager put off the important meeting.
   9.      The sales department has run out of ideas to innovative new items.
   10.  He offered me a job with high salary, but I turned it down because the office is too far away.
   11.  This tragedy brings about a lot of changes in teamwork.
   12.  Why did you call off your presentation this morning ?
   13.  We will check out from this office at 7 pm.
   14.  This morning, we’re gonna go over your proposal and take a look as a result of consideration.
   15.  I’ve been looking after this business since my father passed away.
   16.  The manager passed out a piece of paper to the employees.
   17.  I can’t pick up all of these paper at once.
   18.  The director put off the important meeting.
   19.  We’ve run out of ideas to make that report.
   20.  Don’t forget to turn off the computer before you go out.

Member 3 : Preposition Combinations


    A.    Adjectives
1.      I was connected in some way with the corrupt scandat at my company a few years ago.
2.      Do you think, you are qualified for the position in this company ?
3.      Both the idea and design are inspired by a real personal experience.
4.      The staffs are busy with their job. They work overtime before chrismast.
5.      The boss was dissapointed to see you were not at the office.
     B.     Verb
6.      He’s newbie staff here, but he complains about the salary. It doesn’t make any sense.
7.      Karina, you must participate in this project. No matter what.
8.      Hello, sir! I am the manager. I am very apologize for bad service and the mistake did by my staff. 
9.      I would like to discuss with Boss about our next conference.
10.  Bill, Ask the boss about the project! He always agrees with your opinion.